
Disini saya coba compare kelebihan dan kekurangan motor injeksi dengan motor berkarburator, secara awamnya saja buat mas bro semua yang mungkin belum tau apa sih injeksi?
Karna pada kenyataanya masih banyak yang salah persepsi mengenai motor injeksi, yang katanya ribetlah, mahallah, dan lain sebagainya.
Jadi gini,.. Pada prinsipnya INJEKSI = KARBURATOR, mempunyai fungsi yang sama tapi tehnologi dan cara kerja yang sangat berbeda.
Berikut perbandingan dasar motor injeksi dan karburator:
1. Pasokan BBM
Motor bertehnologi injeksi akan lebih irit 10-20% dibandingkan motor berkarburator, karena di motor injeksi banyak terdapat sensor yang menjamin ketepatan takaran BBM dan udara. Cara kerjanya begini, sensor-sensor tadi (sensor suhu mesin, suhu lingkungan, putaran mesin, dll) memberi masukan (input) ke otak motor injeksi (ECU/ electric control unit) yang akan mengolah data dan memberikan (output) semprotan BBM dan udara yang pas.
2. Perawatan
Injeksi lebih mudah perawatanya karena tidak perlu bongkar pasang untuk servicenya, biasanya cukup tiap 10.000-15.000 km disemprotkan injector cleaner. Beda dengan karburator yang harus bongkar pasang untuk servicenya. Jika service karburator memakan waktu 30 menit maka injeksi cukup 10 menit.
Semoga bermanfaat.
KEEP SAFETY RIDING & BROTHERHOOD.

Blog informasi unik unique Berkata:
on 24 Januari 2010 at 10:07 pm
good information, tks atas ilmunya yah
aghacare Berkata:
on 25 Januari 2010 at 12:35 am
Sama-sama om . . . Ane jg banyak dapat ilmu dari anda . . .